Serunya Menjelajahi Kota Batu, Jawa Timur

Serunya Menjelajahi Kota Batu, Jawa Timur

Sekitar beberapa bulan yang lalu, bersama rombongan kantor mantan kantor, saya berkesempatan menginjakan kaki di salah satu Kota Wisata Paling Berkembang di Jawa Timur, Kota Batu. Kami berangkat dari Bandung menggunakan kereta api Malabar pukul 16.50 dan sampai di Malang sekitar pukul 09.00 pagi. Sebuah perjalanan yang sangat melelahkan setelah disiksa di gerbong kelas Ekonomi semalaman. Untung saja ada permainan kartu UNO yang menyelamatkan kami dari kebosanan. Tentu saja, kami sukses bikin keributan di gerbong ekonomi yang sumpek itu. punten ya bapak – bapak, ibu – ibu 😀

Karena sifatnya rombongan, semua keperluan selama di Batu sudah diatur oleh sebuah travel agent. Mulai dari transportasi, penginapan, dan tentu saja itinerary nya. Kami membayar sekitar Rp900.000an per kepala. Karena jalan – jalan kali ini sifatnya reward dari kantor karena pencapaian tim kami yang melampaui target, bulan depannya biaya tersebut akan direimburse oleh kantor. hore… 

Sesampai di Malang kami diantar menggunakan sebuah bus menuju guest house di Kota Batu. Memakan perjalanan sekitar 1 jam, melewati pusat dan pinggiran kota Malang yang tenang dan Asri. Guest house yang kami tempati sejatinya merupakan pemukiman penduduk yang kebanyakan sudah berubah fungsi menjadi penginapan. Kawasan wisata yang sukses memberikan keuntungan secara langsung kepada masyarakat sekitar.

Sesampai di guest house, kami langsung disambut oleh bakso malang yang cukup membuat saya terkaget – kaget. Bagaimana tidak, jauh – jauh merantau dari Padang ke Jakarta, dan sekarang bermukim di Bandung, baru kali ini saya menemukan bakso yang ada lontongnya. 😀

So, apa saja yang bisa kita temui di Kota Batu? Cekidot…

 

1. Museum Angkut 

Sebenarnya saya bukan golongan pecinta museum, namun Museum Angkut ini sukses membuat saya berdecak kagum. Bukan saja karena ratusan mobil tua cantik yang terawat yang dipajang di satu kawasan, namun juga konsep yang ditawarkan oleh tempat ini benar – benar luar biasa keren.
Sebelum memasuki Museum Angkut kita akan melewati sebuah Floating Market. Seperti namanya ada beberapa perahu yang bisa kita naiki untuk berkeliling. Memang tidak luas, namun cukup menjadi nilai tambah dan permulaan yang bagus sebelum menikmati atraksi yang sesungguhnya.
Setelah masuk ke dalam museum Angkut kita langsung disambut oleh puluhan mobil kuno buatan tahun 60an. Mobil – mobil yang sebelumnya hanya bisa kita saksikan di film – film jadul itu, kini tersuguh di depan mata, asli.

Sehitam seksi

Langsung naik ke lantai 2, di depan kita berdiri sebuah mercusuar. Naik, dan tadaaaa.. kita langsung di sambut pemandangan pebukitan Kota Batu dan Kota Malang yang menyegarkan mata.

hati – hati jatuh……. GoPro nya 

Terus bergerak ke dapan, dan saat itu kekaguman saya mencapai puncaknya. Kita akan melewati replika – replika bangunan dan tempat – tempat ikon dunia, yang secara ajaib tiba – tiba ada di Kota Batu. Mulai dari Kota tua Jakarta, Gangster town ala – ala Amerika Serikat, dan Kota Judi Las Vegas, Ada juga Tembok Berlin, Menara Eiffel, hingga rumahnya Ratu Inggris Queen Elizabeth, Istana Buckingham. Bagi saya yang belum pernah kesana (kecuali Kota Tua), replika – replika tersebut masuk kategori KW Super, benar – benar mirip aslinya.

Kota Tua Jakarta, Batu, Jawa Timur… 

Lagi di Inggris cuy.. 

Menara Eifell KW… 

Selain floating market, dan Museum Angkut, di dalam kawasan ini kita juga bisa mengunjungi D’Topeng Kingdom Museum yang memajang topeng – topeng beraneka bentuk. Jika beruntung ada live concert Musik Keroncong juga di waktu – waktu tertentu.

Museum Angkut sendiri buka dari pukul 12.00 siang sampai 08.00 malam. Untuk harga tiket terbaru langsung saja ke situs resmi Museum Angkut. Dan satu lagi, yang membawa Kamera (Selain Handphone) ada biaya tambahannya.

2. Batu Night Spectacular (BNS)

Batu Night Spectacular ini bisa diibaratkan Pasar malam-nya Dufan. Permainan – permainan menguji nyali ala Dufan tersedia disini, namun bedanya BNS hanya buka sore hingga tengah malam. Pasar malam banget kan? Untuk kelas wahananya sendiri masih di bawah Dufan, tapi cukup sukses menguji adrenalin.

Ada juga wahana rumah hantu. Untuk “menikmati” wahana ini, ada dua pilihan, bisa dengan berjalan atau naik kereta yang sudah disediakan. Namun seperti yang sudah – sudah, setiap kali masuk rumah hantu, saya selalu keluar sambil ketawa geli. Belum ada yang berhasil membuat saya keluar merinding dengan celana basah. Segitu doang? 😀 *nantangin*

Pernah merasakan serunya nonton film 4D yang membawa kita seolah – olah berada langsung dalam film tersebut, lengkap dengan guncangan dan ciptratan airnya? Saya pertama kali coba di Universal Studio Singapore. Ternyata di BNS juga ada. Keren…

Tak ketinggalan ada 3D Art. Kita bisa berfoto seolah – olah menjadi bagian dalam foto tersebut, asalkan posisi yang fotonya tepat, hasilnya pasti kece badai.

Ini contoh yang jelek.. 😀

3. Memetik Apel

Kota Malang dan sekitarnya memang terkenal dengan Apel Malang. Kecil biru gitu doang, tapi rasanya manis banget. Apa lagi sensasi mengunyahnya, bunyinya yang khas buat siapa saja sulit untuk berhenti. Tapi ada yang lebih menarik dari sekedar memakan Apel malang, yaitu memetiknya langsung dari pohon dan memakannya saat itu juga. Di jamin nagih.

Itulah salah satu hal yang bisa kita lakukan di kota Batu. Cerdas banget para petaninya membuat kawasan perkebunan mereka jadi nilai tambah. Apel yang kita petik di sini, bebas kita makan berapapun sampai kembung disana. Kalau mau dibungkus untuk oleh – oleh, bisa banget, tapi ada biaya tambahan.

Berhubung saya tidak ada sanak famili yang harus dioleh-olehin di Bandung, saya memutuskan makan sepuasnya disana, dikit kok, kira – kira 15 buah. 😀

Jangan ditiru.. 

Selain ketiga tempat diatas, sebenarnya ada 2 tempat lagi yang wajib dikunjungin di Kota Batu, Namanya Jawa timur Park 1 dan Jawa Timur Part 2.. Kebetulan saya dan rombongan belum sempat ke sana karena keterbatasan waktu. Next time kalau ke Malang lagi harus kesana. *do’a*

Selain menjelajahi kota Batu, pada jalan – jalan kali ini kami juga berkesempatan menghirup udara di salah satu gunung paling fenomenal di Indonesia, Yak benar, Gunung Bromo. Khusus Gunung Bromo kita bahas next post ya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *